23 Maret 2016

Pilih Mana Ya

"Man teman sahabat dumay, kalau pas mau masukin celana atau baju suami ke dalam mesin cuci terus nemu uang di kantongnya, apa yang akan kalian lakukan?"

Secuil status seorang teman di dinding Fb nya. Sebuah pertanyaan yang menggelitik saya untuk terus mengikuti. Kira-kira apa jawaban mereka? Bermunculan lah jawaban yang beraneka pendapat. Ada yang mengatakan masuk kantong pribadi, ada yang menuliskan dibelikan pulsa suami jadi uangnya balik untuk suami juga, ada yang memyebutkan, untuk jajan anaknya, untuk kebutuhan keluarga juga. Intinya mereka para ibu akan mengambil uang dalam kantong celana atau baju milik suami yang akan dicuci menjadi uangnya sendiri. Suka-suka yang nemu. Rejeki yang nyuci istilahnya.

Saya tersenyum. Ikutanlah saya menjawab di dinding Fb teman saya. Begini jawaban saya, "Saya akan mengembalikan kepada yang punya, yaitu suami saya."
Langsung teman saya membalas, "Wuih, istri yang baik mbak Lisa. "
Saya balas lagi, " Saya nggak berani. Saya akan bilang jika memang saya ingin mengambilnya. Buatku ya, Bi, sambil saya senyum paling manis."
Teman saya masih melanjutkan, "Wah, adegan selanjutnya apa tuh, Mbak?"
"Hahaha, adegan selanjutnya terserah saya, Mbak," sambil tersenyum saya membalasnya.

Kalau sahabat ODOP, emak-emak kece, apa yang akan kalian lakukan, jika menemukan uang di kantong baju atau celana suami yang hendak dicuci?

#One Day One Post
Maret minggu ke-4

19 komentar:

Aira zakirah mengatakan...

wah,, pertanyaan buat emak2 kece nih,,,tp klu aku pilihannya sama kek mba lisa, hehe

denik mengatakan...

Belum pernah ngalamin...hehe

Nychken Gilang mengatakan...

Aku belum punya suami, mba lisa. Hehe

Kholifah Hariyani mengatakan...

"uang suamiku adalah uangku,
uangku ya uangku, bukan uang suamiku, haha..."
kalau saya, keuangan memang saya yang mengatur, kalau pas nemu uang di kantong suami, ya, saya masukkan dompet, paling ujung-ijungnya akan kembali ke suami juga...
tapi biasanya saya bilang, "tadi aku dapat rejeki, nemu uang di kantong, haha..."
ya, bisa buat bahan becandaan sama suami, trus colek-colekan, trus... #lanjutin sendiri dah =D

Sasmitha A. Lia mengatakan...

mhmm.. ntar ku jawab kalau aku dah ketemu ama suamiku ya mbak..:D

siti janiah mengatakan...

Gak pernah nemuin uang di kantong suami,soal e suami selalu naruh di dompet.
Yg sering malah punyaku sendiri..senengnya minta ampun deh mb lisa,kayak nemu harta karun gt.padahal uang2q sndiri.xixixi

lisa lestari mengatakan...

hahahaha....

lisa lestari mengatakan...

hahahaha....

HERU WIDAYANTO mengatakan...

Wah ...
Harus pasang kuda2 nich aku Lis

Wiwid Nurwidayati mengatakan...

kalau saya bilang ke suami mbak lisa" tadi ummi nemuin duit abi disaku". terus uangnya saya taruh di atas kulkas. kebiasaan di rumah kami kalau uang belanja dan jajan harian kami taruh di atas kulkas. jadi kalau beliau butuh ya di ambilnya. jika tidak berarti masuk uang kas RT alias uang belanja.

lisa lestari mengatakan...

wkwkwk..bener, aku juga seneng klo nemu uang di tas ku sendiri, padahl uangku sendiri

lisa lestari mengatakan...

hahahaha...siioipppp

lisa lestari mengatakan...

siiipppp

lisa lestari mengatakan...

siiipppp

lisa lestari mengatakan...

wkwkwk..bener, aku juga seneng klo nemu uang di tas ku sendiri, padahl uangku sendiri

nurul iman mengatakan...

Yang mana saja boleh kok. Ahi hi hi.

Bang Syaiha mengatakan...

Karena saya bapak2 kece, jd nggak perlu jawab yaaa...

Sri Efriyanti Harahap mengatakan...

Dikasih ke suami mbak.
Kalaupun diambil, izin dulu sama suami. Jangan sampai dia kecarian uangnya yg hilang :D
Yang penting dalam rumah tangga itu harus ada kejujuran dan terus terang aja mbak. Hehehe

Belum punya suami sih, cuma ngebayangin aja mbak. Hihihiih

Raida mengatakan...

Kalau hitungannya masih puluhan ribu saya bilang, kalau dah ratusan ribu juga saya bilangin tapi dalam hati sajah hahahhaa... husshh tolong umpetin komentar saya ini yah..

Posting Komentar