08 Juli 2016

Menjadi Raja

Kangen nulis, maka lahirlah tulisan ringan ini. Sekedar melepaskan apa yang ada dalam angan. Bukan angan ding, wong dirasa terus hadir dalam pikiran. Ala curhatan emak-emak gitu. Hehehe...

Setelah menikmati opor ayam, ketupat lebaran, dan teman-temannya saat lebaran, sudah saatnya lebaran kedua saya ingin menikmati sayuran hijau. Begitu bayangan saya, makan sayur bayam ditambah jagung, pasti segar. Meluncurlah saya ke pasar di lebaran kedua.

Sampai di pasar, memang belum banyak yang berjualan. Hanya beberapa pedagang, dan hanya menjual barang dagangan sedikit sekali. Alhamdulillah saya menemukan penjual sayur bayam dan jagung yang saya inginkan. Pas saya bertanya berapa harga bayam seikatnya, wow, saya terkejut! Bayam yang biasanya seikat hanya dua ribu rupiah, kali ini dijual dengan harga fantastis. Lima ribu rupiah! Dan saya tertawa tanpa bisa menawarnya. Tapi tetap saya beli.

Dan pagi tadi, sayuran sudah mulai hadir di tukang sayur, tanpa perlu pergi ke pasar. Meskipun harganya masih melangit. Harga sayur memang selalu jadi raja ketika lebaran telah usai. Masih bersyukur karena bisa membelinya dan menikmatinya. Alhamdulillah.

#OneDayOnePost

7 komentar:

Ciani L mengatakan...

Tenang mbak lisa... Semua akan kembali normal dengan segeraa..

*jadi pengen bayem deh

Achmad Ikhtiar mengatakan...

Saya pusing nyari tukang ikan buat kasih makan kucing saya :(

Achmad Ikhtiar mengatakan...

Saya pusing nyari tukang ikan buat kasih makan kucing saya :(

lisa lestari mengatakan...

kucingku makan wishkas mas ahmad...

lisa lestari mengatakan...

kucingku makan wishkas mas ahmad...

mual limah mengatakan...

Kangen nulis.. ;(

mual limah mengatakan...

Kangen nulis.. ;(

Posting Komentar