25 September 2016

Kau yang Abadi

"Kenapa tulisanmu selalu tentangku?" tanyamu suatu hari setelah membaca tulisanku yang kuposting di salah satu akun medsosku.

Aku tertawa ringan, entah apa yang aku tertawakan. Sepertinya aku juga tidak tahu kenapa selalu dia yang menjadi penggambaran tokoh dalam ceritaku.

"Entahlah," jawabku

Kau tertawa mendengar jawabanku.

"Nggak ada jawaban lainnya?" masih penasaran rupanya.

"Karena kau yang di hatiku. Sehingga selalu kau yang akan menjadi tokoh dalam tulisanku. Aku ingin kau abadi selalu, dalam karya yang aku lahirkan."



#OneDayOnePost

8 komentar:

Wiwid Nurwidayati mengatakan...

Protes yo Mb ayub?

lisa lestari mengatakan...

Hahaha,

lisa lestari mengatakan...

Hahaha,

denik mengatakan...

Weh.. hehehe

Ciani L mengatakan...

Hhii... Resiko macem2 sama penulis..

Ainayya Ayska mengatakan...

Kalau ka ci siapa hayyooo. Ahaha

Vinny Martina mengatakan...

Emang siapa? Wkwkwk. Kepo.

Muhamad Septian Wijaya mengatakan...

resiko jadi pacar seorang penulis haha

Posting Komentar