14 September 2016

Saat Menjadi Tangan Besi




“Hu, kebijakan macam apa ini? Nggak memihak kita sama sekali!”
“Kalau aku jadi pimpinan, aku nggak akan seperti ini. Aku akan menjadi pimpinan yang bla...bla...bla...”

Gerutuan di atas pastinya sering kita dengar. Bahkan mungkin dari kita secara tak sadar pernah mengucapkannya. Berandai-andai jika kita berada di posisi atas, maka kita akan menjadi pimpinan laksana dewa, yang akan memberikan kebijakan lebih baik, bahkan nyaris sempurna!

Sayangnya gerutuan tersebut tidak pernah menjadi nyata, pada saat kita berada di posisi yang pernah kita cela. Tidak semuanya sih. Tentunya masih banyak yang akan merealisasikan gerutuannya menjadi kenyataan ketika berada di jabatan tertinggi. Namun tak jarang pula yang melupakan gerutuan dan impiannya semasa berada di posisi bawah.

Ada ungkapan mengatakan, jika kamu ingin merubah, jangan berada di posisi bawah, tapi berjuanglah untuk ada di posisi atas. Sehingga kamu akan memiliki kekuasaan penuh merubahnya. Tidak hanya bisa menggerutu saja.

 Mudah-mudahan kita selalu ingat gerutuan kita pada saat kita ingin menjadi pemimpin yang kita impikan, sehingga gerutuan bersambung tak akan muncul.

#OneDayOnePost
#NulisnyaSambilNgantuk

6 komentar:

Wiwid Nurwidayati mengatakan...

Ya ya, kita kadang terlupa dgn gerutuan kita. Mudah memang berbicara

Wiwid Nurwidayati mengatakan...

Ya ya, kita kadang terlupa dgn gerutuan kita. Mudah memang berbicara

lisa lestari mengatakan...

Bener mbak wid

lisa lestari mengatakan...

Bener mbak wid

Vinny Martina mengatakan...

Setuju setuju mbak... jadi pemimpin itu tanggung jawabnya langsung ke Allah yah.

Ciani L mengatakan...

Wahh... Memang berat sekali mbak Lisa... Lidah tidak bertulang :(

Posting Komentar