30 Oktober 2016

Mengajak Anak Berbagi

                       





Pernahkah Ibu melihat anak kita enggan berbagi makanan dengan teman-temannya? Padahal kita sudah memberikan contoh untuk berbagi. Atau jangan-jangan tanpa sadar kita pernah mencontohkan perilaku pelit tersebut kepada anak?

Tenang Ibu, ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan. Ibu bisa mencoba cara ini, yaitu memberikan kesempatan kepada anak yang tidak mau berbagi untuk belajar membagi makanan di acara kumpul keluarga. Arisan keluarga juga bisa. Begini caranya, pada saat Ibu ingin membagi kue, mintalah anak yang melakukannya untuk memberikan kepada anggota keluarga yang datang. Tentunya dengan aturan main ya.

Masing-masing boleh mengambil bagian kuenya terlebih dahulu, anak Ibu yang membagi mendapat giliran terakhir. Hal ini dapat mengajarkan anak bahwa sesuatu harus dibagi. Dengan mendapatkan giliran terakhir ia akan memahami bahwa harus bisa membagi dengan adil, agar ia tidak kebagian kue yang paling kecil atau jumlah yang paling sedikit.

Atau cara yang lain juga bisa Ibu lakukan. Pada saat bermain dengan adik atau kakaknya, ajarkan anak untuk menggunakan benda mainannya secara bergantian. Tentunya Ibu harus memberikan batas waktu. Menggunakan timer atau jarum panjang sesuai dengan kesepakatan untuk berganti dengan pemain kedua. Sepakati juga konsekuensi jika salah satu melanggar aturan. 

Perlahan, anak akan memahami konsep berbagi, karena pada dasarnya anak sangat taat aturan kalau kita sebagai orangtua memberikan aturan yang jelas dan konsisten.

#Tulisanlama
#BelajarArtikel

1 komentar:

Na mengatakan...

Aturan yang jelas dan Konsisten. Tentunya dengan berlatih, mereka pasti bisa.
Makasih atas ilmunya, Mba Lisa.

Posting Komentar