29 Maret 2018

9 Tips Menghadapi Anak yang Suka Menggigit



Hasil gambar untuk gambar anak menggigit
www.resorceful-parenting.blogspot.com

“Ummi, aku digigit dede El!” teriak Mbak Hawa sambil menangis.

Belum sempat kaki ini menghampiri mereka berdua, sudah terdengar lengkingan tangis El melebihi suara tangis kakaknya. Ya Allah, itu pasti kakaknya balas menggigit, kata saya dalam hati.

Benar saja, El memegangi tangannya dan terlihat bekas gigitan Mbak Hawa. Mbak Hawa sendiri sedang apa? Mereka berdua sedang menangis. Dan saya hanya tersenyum melihat keduanya. Agak gemes gitu, tapi mau marah juga nggak bisa. Sebentar lagi mereka juga akan berpelukan karena dua-duanya menangis. Drama banget deh pokoknya kalau duo ini bermain bersama. Padahal usia mereka berbeda enam tahun. Tetap saja setiap acara main bersama, acara drama seperti ini pasti berlangsung.

Pernah nggak sih Mom, menghadapi anak yang suka menggigit? Ini sih, untungnya El hanya menggigit Mbak Hawa –masih untung aja ya, hahaha-. Kepada kakak sulungnya, Kakak Bila, El nggak berani lho. Dia akan manis banget sama kakak sulungnya. Namun, entah kenapa kalau sama Mbak Hawa, acara gigit menggigit ini sering terjadi.

Lalu, apa dong yang saya lakukan kalau sudah begini? Nggak mau kan rasanya jika kejadian ini terjadi dengan teman main El? Bisa-bisa ada prahara dengan tetangga nantinya.

Sebelum saya menuliskan tipsnya, ada baiknya Mom mengetahui lebih dahulu penyeebab anak menggigit orang lain. Bisa jadi salah satu atau salah duanya menjadi pemicu anak mulai menggigit. Jika sudah dikenali penyebabnya, maka akan lebih mudah mengatasinya.

7 Hal yang Melatarbelakangi Perilaku Suka Menggigit:
1. Sedang tumbuh gigi, sehinggga perlu melampiaskan rasa sakitnya.
2. Anak yang ingin mengeksplor kegiatannya menggunakan mulutnya.
3. Rasa penasaran anak terhadap respon yang telah dia lakukan jika menggigit orang lain.
4. Mencari perhatian orang lain.
5. Meluapkan emosinya karena marah dan belum bisa mengungkapkannya secara lisan.
6. Perasaan takut berlebihan karena adanya perubahan dalam hidupnya. seperti, pindah rumah atau adanya kelahiran adiknya.
7. Perasaan bosan juga bisa menjadi penyebab anak suka menggigit.
  
Biasanya perilaku menggigit akan hilang seiring dengan bertambahnya usia anak. Pada usia 3-4 tahun anak mulai bisa mengungkapkan emosinya dengan kata-kata, sehingga perilaku menggigit ini juga akan hilang dengan sendirinya.

Tapi, nggak mau ya, Mom, apabila menggigit ini merugikan orang lain. Untuk itu, yuk coba tips di bawah ini:

9 Tips Menghadapi Anak yang Suka Menggigit:
Hasil gambar untuk gambar rebutan mainan
ikisaewordpress.com
 
1. Perhatikan kapan anak suka menggigit. Apakah saat mainannya direbut oleh orang lain? Kalau sudah tahu, antisipasi hal tersebut. Tentunya dibutuhkan kerjasama dengan kakaknya ya. Bisa mengatakan kepada kakaknya untuk saling berbagi mainan atau meminta izin terlebih dahulu jika ingin meminjam mainan adiknya. Sehingga anak tidak akan merasa terancam mainannya kan direbut.

Hasil gambar untuk gambar balita marah
momdadi.com
 2. Hindari kondisi yang membuat anak mudah marah dan akhirnya melampiaskan marahnya dengan menggigit. Pastikan si kecil merasa nyaman.

3. Katakan dengan nada datar dan tegas untuk tidak boleh menggigit. Nggak perlu menjelaskan panjang kali lebar kepada si kecil tentang larangan menggigit, karena anak belum tentu paham.

4. Memberikan perhatian yang cukup sehingga si kecil tidak perlu menggigit untuk mendapatkan perhatian dari orang-orang di sekitarnya.

5. Jika menggigit saat sedang menyusu ASI, larang dia dengan suara yang lembut. Kalau perlu hentikan beberapa saat kegiatan menyusu, agar dia belajar. Kalau menggigit saat minum ASI, maka dia tidak akan mendapatkan ASI lagi.

6. Mom perlu melatih anak untuk mengekspresikan kemarahannya lewat kata-kata. Misalnya, "Aku marah" atau "Aku kesal" ketika dia sedang emosi.

7. Jangan mengajarkan kepada anak untuk membalas menggigit. Atau jangan pula menanamkan konsep kepada anak dengan menggigit balik agar anak tahu sakitnya digigit. Itu akan menyebabkan anak menjadi lebih agresif.

Gambar terkait

8. Berikan Teether jika dia masih suka menggigit dikarenakan tumbuh gigi. Bisa juga memberikan buah atau sayur untuk digigit.

9. Ini yang selalu saya lakukan kepada El selain delapan cara di atas. Maka saya akan menganjurkan El untuk menggigit bajunya sendiri saat ingin menggigit orang lain karena kesal. Ampuh? Alhamdulillah, El melakukannya. Ketika kakaknya iseng menggodanya dan dia kesal, dia menggigit bajunya sendiri. Sesudahnya, El akan enjoy kembali. 


Itulah sembilan Tips yang bisa Mom coba untuk menghadapi anak yang suka menggigit. Adakah Mom di sini yang mengalami hal sama seperti saya? Share yuk, Mom, bagaimana menghadapi anak yang suka menggigit?



 

4 komentar:

farida mengatakan...

Hohoho.. Gemes2 kawatir pastinya ya kalau punya anak suka menggigit. Saya simpen dulu deh tipsnya buat diterapkan nanti kalau ketemu kasus begini��

CatatanRia mengatakan...

Anak pertamaku yg suka gigit, tp lebih ke gemas kayaknya dia :D

Dian Restu Agustina mengatakan...

hihihi...sakit banget kalau nenen dia gigit, wadow! Biasa sih mau tumbuh gigi memang...
Tapi memang alasan lain juga seperti marah, luapan emosi seperti disebutkan di atas.
Ulasan dan tips yang bermanfaat Mbak Lisa...Terima kasih ya:)

Baiq Rosmala mengatakan...

wah, anakku umur 1 tahun 3 bulan dan suka banget iseng-iseng gigit, tiba-tiba aja, misalnya pas ngetik di depan komputer tiba-tiba dia datang, awalnya cuman pegangan di kaki eh terus digigit :D Tapi kalau aku refleks teriak dia langsung lepasin gigitannya dan ketawa sendiri -_-

Posting Komentar