21 April 2018

Makanan Yang Wajib Diburu Ketika Mudik, Nomor 7 Bikin Nggak Bisa Move On


Hasil gambar untuk gambar mudik
zonamobilsuzuki.com


Lebaran sebentar lagi ....
Eh, kok sudah ngomongin lebaran ya. Puasa saja belum angan saya kok rasanya sudah ingin berlebaran. Duh, efek dijanjiiin mudik sama suami. Maklum, saya termasuk golongan orang yang nggak pernah mudik setelah tidak ada ortu di kampung halaman. Alhasil, setiap kali lebaran menghabiskannya bersama keluarga di tanah rantau. Padahal saat masih ada Ibu, saya selalu mudik setiap liburan anak sekolah.


Nah, demi mendengar iming-iming mudik tahun ini, saya membuat daftar makanan yang harus saya nikmati ketika berada di kampung halaman. Baik itu di Yogyakarta atau pun di Nganjuk. Semoga Allah mengizinkan kami sekeluarga mudik di tahun ini, di dua kampung halaman. Aamiin....

Apa saja sih, daftar makanan yang telah saya buat untuk mengobati rasa kangen terhadap Nganjuk kota kecil? Ini dia daftar yang telah saya buat:

1. Krupuk Pecel.
Kan ada, Lisa, di Bogor juga? Eh, kalau nasi pecel ada, saya bisa menikmatinya. Namun, krupuk pecel saya kok belum menjumpai di sekitar Citeureup sini. Krupuk pecel yang ditutup dengan sayuran lalu disiram dengan sambal pecel khas Nganjuk, hmmm... rasanya bakal nagih di lidah. Apalagi jika sayurannya ada kembang turinya. Wah, dijamin bakal tambah nikmat ini! Krupuknya tentu saja menggunakan krupuk upil atau krupuk miskin. Bahkan pulangnya saya ingin borong krupuk upil ini sebagai oleh-oleh. Murah meriah ciiin.... hahahahahaha ....

Hasil gambar untuk gambar krupuk pecel
warungbutin.blogspot.com
Baca juga tentang ini.

2. Nasi Rawon
Saya pernah menikmati nasi rawon yang ada di daerah Bogor, sekitar warung jambu situ. Tapi kok rasanya kurang nendang, tidak seperti rawon yang saya santap saat masih di Nganjuk. Apalagi jika rawon buatan Ibu. Tidak ada yang nandingi rasanya. Rawon ini menjadi menu wajib dalam daftar yang harus saya nikmati. Biarlah anak-anak dan suami nggak mau menemani saya makan rawon, saya tetap akan berburu. Kata mereka, rawon rasanya aneh dan warnanya hitam, jadi kurang menarik. Abaikan warnanya, saya sudah rindu berat dengan makanan ini. 
Hasil gambar untuk gambar rawon
merahputih.com
3. Getuk Pisang
Makanan yang terbuat dari pisang ini cenderung agak asam, tapi saya kangen juga dengan getuk pisang ini. Kalau brem dan sejenisnya, saya tidak begitu merindukannya. Warnanya yang coklat dengan bungkus daun pisang, membuat saya memasukkan dalam daftar makanan yang wajib saya cari. 
Hasil gambar untuk gambar getuk pisang
carabuatresep.blogspot.com

4. Ganyong
Entahlah, namanya apa. Tapi saya ingat, saat masih di Nganjuk, Ibu sering menyediakan makanan ini sebagai camilan. Bentuknya seperti lengkuas, dengan rasa yang tak jauh seperti talas. Hanya saja teksturnya agak kres kres kalau digigit. Semoga Ganyong ini masih ada di pasar.
Hasil gambar untuk gambar ganyong
etalaseilmu.wordpress.com

5. Kentang Item
Rasanya hampir mirip dengan kentang, hanya bentuk dan warnanya tidak. Kulitnya hitam dan kecil-kecil bentuknya. Di Bogor saya pernah dikirimi oleh murid ketika orangtuanya panen. Di pasar Citeureup saya juga sudah tidak pernah melihatnya dijual. Sekitar tahun 2000 awal, saya masih pernah menjumpai dijual di pasar tradisional. Saya berharap, pas mudik nanti kentang item ini ada di pasar tradisional.

Hasil gambar untuk gambar kentang hitam
satuharapan.com

6. Es Dawet Tape Ketan Hitam
Saya lupa namanya warungnya, tapi yang saya ingat tempat menjualnya dekat dengan pasar Nganjuk. Nggak istimewa-istimewa amat sih, seperti es dawet lainnya. Hanya saja yang membuatnya unik, ada tape ketan hitam dalam campuran es dawet tersebut, sehingga membuat rasa es dawetnya berbeda.

7. Madu Mongso
Yang membuat saya kangen makanan ini adalah, kehadirannya hanya ada saat lebaran. Entahlah, apa yang membuat makanan ini tidak dibuat selain lebaran. Namun, almarhumah Ibu saya dulu selalu membuatkan madu mongso buat saya setiap kali saya mudik, padahal bukan lebaran. Terbuat dari tape ketan hitam yang direbus bersama santan dan gula membuat rasa makanan ini unik menurut saya. Santan kental yang gurih berpadu asam manis dari fermentasi ketan hitam. Hmm ... tidak ada duanya deh! Saya wajib berburu ini. Walaupun nantinya tidak seenak buatan Ibu. Madu Mongso selalu mampu membuat saya mengurai kenangan indah saat masih bersama Ibu. Mengaduk rebusan ketan hitam bersama santan secara bergantian, lalu membungkusnya sambil tak lupa bercerita banyak hal selama kami tidak bertemu. Kenangan itulah yang membuat saya mencintai makanan ini dengan kadar cinta 100%. Hehehehe....
Hasil gambar untuk gambar madumongso
www.masakkue.com
 
Nah, itulah daftar makanan wajib yang telah saya buat. Dari ketujuh makanan tersebut, saya paling rindu berat dengan Madu Mongso. Adakah madu mongso yang nantinya saya buru rasanya mampu menandingi buatan Ibu? Duh, jadi baper!

Kalau teman-teman, makanan apa nih, yang wajib diburu ketika mudik lebaran nanti? Berbagi  cerita yuk!

30 komentar:

Pegiani mengatakan...

Saya mah gak pernah mudik lebaran Mbak. Rumah ortu masih deket laah hehehe...
Tapi kadang saya merindukan Golak. Cemilan berbentuk angka 8 yang sampe sekarang saya belum pernah tau terbuat dari apa. Kaya'nya tepung singkong kali ya :D

lisa lestari mengatakan...

Wah, enaknya kalau dekat begitu. Baru denger juga nama kue tersebut.

Anggraeni Septi mengatakan...

Baru tau ganyong mbak hihi :D di surabaya gak ada ini kayaknya ya

Dwi Arum mengatakan...

ohh kalau di nganjuk seprti itubya mba Hmm kalo saya apa ya, kayanya seperti pada umumnya aja mba hidangan lebaran.

Amallia Sarah mengatakan...

Nasi rawon favorit aku bgt nih mbak. Seger apalagi klo pedes

Jeanette mengatakan...

wah baru tau ada madu mongso, itu enak ya mba?
Terima kasih untuk sharingnya, aku jadi tau makanan yang baru, hihihi

Ophi Ziadah mengatakan...

penasaran sm kentang item...
baru tahuu

denik mengatakan...

Aku suka getuk pisangnya. Selalu beli kalo pas ke Kediri.

Leila Niwanda mengatakan...

Aah, sama, Mbaa, madu mongso itu khas lebaran banget, ya. Nggak terlalu suka karena manis banget, tapi kalau disuguhin ya mau juga, hehehe.

Elva Susanti mengatakan...

Saya blum pernah makan kentang item.
Eh ternyata dsana ada juga ya mbak makanan yg bentuknya seperti lengkuas. Saya pernah makan, suka sih

lita chan lai mengatakan...

hehe...khas jawa semua ya. jadi pengen lebaran di jawa. ada markas di solo tp pasti sepi pas lebaran.

Dian Restu Agustina mengatakan...

Mbak..semua aku suka. Yang sudah jarang kentang item Mbak Lisa..Kalau ganyong di pasar (besar) masih ada...
Oh ya, krupuk pecelnya begitu menggoda saya penampakannya.
Yuk konvoi mudik kita :)

Visya Al Biruni mengatakan...

Ganyong..getuk pisang.. huaa baru dengar. Cuma ada di Nganjuk ya mba?

Lisa lestari mengatakan...

Wah, mosok to? Kupikir khas jawa timur. Enak lo mbak ganyong ki.

lisa lestari mengatakan...

Hihihi... Khas e madu mongso sih mbak, cuma pas mudik nanti mau menikmati itu semua.

lisa lestari mengatakan...

Betuuuulll... Enaaaakkk

lisa lestari mengatakan...

Enak banget mbak... Asem manis gurih rasanya

lisa lestari mengatakan...

Hihihi... Enaaakkk.. Tapi kudu telaten ngupasnya

lisa lestari mengatakan...

Podooooo mbak.. Oleh oleh wajib ki

lisa lestari mengatakan...

Betuuuullll... Hahahahaha

lisa lestari mengatakan...

Enak yaaa mbak. Teman ngemil sore nih

lisa lestari mengatakan...

Wah mbak lita punya markas. Ayo mbak, ke jawa

lisa lestari mengatakan...

Berburu ah nanti ke pasar. Ben puas

lisa lestari mengatakan...

Kediri juga ada. Sekitar jawa timur kali yaa

April Hamsa mengatakan...

Jadi sedih inget mudik. Tahun ini kyknya gak mudik lg :(
Saya jg kalau pulang ke Surabaya yang dicari makanan yg gak ada di Jkt mbk. Rawon, rujak cingur, gado2, kepiting, bebek goreng, banyk hehehehe

Novia Syahidah Rais mengatakan...

Selain rawon gak ada yang aku tau makanannya hehe tapi kepo juga pengen tau dan icip-icip. Bolehlah kapan-kapan saya dibawain yang enam lagi itu wkkwwkwkwk

lisa lestari mengatakan...

Wah, mbak april arek suroboyo ti tibakno. Jadi inget rujak cingur.

lisa lestari mengatakan...

Hahahah.. Siap uni.

Iecha mengatakan...

Penasaran sama rasa madu mongso

Novitalevi mengatakan...

Saya juga orang jawatimur kangen madu mongso suka bntuin mbah bikin kl lebaran, pexel kembng turi menggoda pake toge yg gede2... Nyummy ya

Posting Komentar

 
Copyright © Dunia Lisa
Blogger Theme by BloggerThemes Sponsored by Busy Buzz Blogging