Mencoba Merenngkuh

Malam ini kembali berlalu

Berganti dengan lembutnya embun
Berselimut hangatnya sinar matahari
Berkawan dengan sibuknya penghuni
Masihkah ragaku berdaya
Mengikuti derap kesibukan dunia
Mencoba melewati dengan segala daya

Kau dimana wahai yang bertahta
Berharap tanganmu kan merengkuhku
Membawaku bersama ayunan langkahmu
Menguatkanku saat langkahku terserak dalam sibuk
Memberikan cahaya untukku ketika siang kembali ke peraduannya
Agar aku tak tersesat dalam gelap
Agar kaki ini kuat menapak
Karna esok masih berharap
Untuk bisa mendengar suara
Dan memeluknya dengan segenap asa


Share:

12 komentar

  1. Puitis sekali.
    Tapi judulbya sedikit typo hayoo mba. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Lang,,judulnya belakangan,pas anakku udah bangun,jdinya ke ketik itu

      Delete
  2. Wah, hebat euy...tulisannya puitis sekali. Semangaaat!!!

    ReplyDelete
  3. Duuh.. aku mah, salut luar biasa dengan yang penulis puisi. Selamat ya mba :*

    ReplyDelete
  4. Yang bertahta kemana mbk? Btw bagus puisinya

    ReplyDelete
  5. Yang bertahta kemana mbk? Btw bagus puisinya

    ReplyDelete
  6. Puisimu mengingatkan aku pada Pak Satiyo, guru Pembukuan kita yang telah menemukan selembar sajak SMPku Lis 😊 hahaaa

    ReplyDelete