Dunia Lisa
  • Home
  • Category
    • Mom's Corner
    • Curhat
    • Review
    • Literasi
      • Resensi Buku
      • Artikel
      • Cerita Anak
      • Reportase
      • Puisi
  • Lifestyle
    • Parenting
    • Traveling
    • Kuliner
  • Event
    • SETIP
    • ODOP Estrilook
    • ODOP Blogger Muslimah
    • Tantangan
  • About Me
  • Contact
kobe tepung serbaguna premium

“Ma, kenapa, sih, aku nggak boleh jajan makanan di pinggir jalan seperti teman-teman aku?” tanya si bungsu suatu hari. Berhubung si bungsu sudah kelas 1 SD, otomatis dia diizinkan untuk memegang uang jajan. Berbeda ketika dia masih TK. Peraturan sekolah TK melarangnya membawa uang jajan, menyebabkan dia tidak pernah jajan dis ekolah. Maka saat dia masuk SD, si bungsu senang sekali. Dalam bayangannya dia bakal bisa beli a-z makanan yang selalu terlihat menggiurkan yang dijajajakan oleh pedagangnya.

Sebisa mungkin saya menjelaskan kepadanya, bahwa makanan yang dijual di pinggir jalan dekat sekolahnya belum tentu sehat. Tiba-tiba kakaknya nyeletuk, “Makanan itu banyak micinnya, Dik. Bisa bikin kamu mati cepat.”

Duh, kakak, adiknya langsung ketakutan ketika kakaknya bilang begitu. Akhirnya saya harus menjelaskan kembali tentang makanan yang sehat kepada duo bocil. Bahkan si kecil juga menanyakan apa itu micin.

Para Ibu tersayang, pasti nggak asing dengan kata yang satu ini, yaitu ‘micin’. Micin ini sudah menjadi bahan gunjingan seantero ketika saya masih sekolah, sekitar 25 tahun yang lalu. Ingat banget, guru biologi waktu itu mengatakan kalau micin ini bisa menyebabkan orang cepat lupa sebelum saatnya. Hmm. Benarkah itu?

Micin dan Segala Resikonya

Dilansir dari alodokter.com, kedudukan micin hampir sama seperti garam, sebagai penyedap pada masakan. Sayangnya, apabila dikonsumsi secara berlebihan bisa menimbulkan efek bagi kesehatan.

Selain dikenal dengan sebutan MSG, micin juga memiliki nama lain, loh, yaitu sodium glutamate, monosodium L-glutamate monohydrate, glutamic acid monosodium salt monohydrate, ekstrak ragi, protein nabati terhidrolisis atau HVP, kalium glutamat, sodium caseinate, dan perasa alami.


So, apabila tercantum nama-nama tersebut pada label makanan yang Ibu beli, bisa dikatakan makanan tersebut mengandung micin di dalamnya.

 

Beberapa jenis makanan yang umumnya mengandung micin adalah makanan olahan dan kemasan, seperti daging kering, ekstrak daging, kaldu unggas kemasan, dan tepung kanji. Bahkan makanan lainnya seperti keripik kentang, saus, mayones, dan makanan beku umumnya juga mengandung micin.

Lalu, apa resiko bagi tubuh jika mengonsumsi micin ini?

Sudah dapat dipastikan bisa menyebabkan gangguan kesehatan. di antaranya:

 

1. Chinese Restaurant Syndrome

Kondisi ini bisa terjadi saat Ibu mengonsumsi micin lebih dari 3 gram per hari. Gejala dari sindrom ini beragam, mulai dari sakit kepala, kesemutan, jantung berdebar, nyeri dada, mual, tubuh terasa letih, dan rasa kantuk yang berlebihan.

Gejala yang muncul pun bisa bersifat ringan hingga berat, tetapi Anda yang sensitif terhadap micin atau MSG berisiko mengalami gejala yang lebih parah saat terkena chinese restaurant syndrome.

2. Kerusakan sel saraf

Sejumlah penelitian menyatakan bahwa kandungan glutamat pada MSG dosis tinggi dapat berperan sebagai racun yang menyebabkan kerusakan sel saraf. Bahkan, disebutkan pula bahwa MSG dapat menyebabkan gangguan fungsi otak dan kerusakan berbagai organ.

Sejumlah penyakit yang dikaitkan dengan kerusakan saraf akibat konsumsi MSG berlebih adalah penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, dan stroke.

3. Asma

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa mengonsumsi micin dengan takaran berlebih dapat memicu kambuhnya asma, khususnya bagi yang sensitif terhadap MSG. Jumlah takaran yang dapat memicu asma adalah 3 gram dalam sekali makan.

4. Obesitas dan kegemukan

Dampak micin yang dikonsumsi secara berlebihan selanjutnya adalah obesitas. Namun, hal ini perlu diteliti lebih lanjut karena ada pula penelitian lain yang menyatakan bahwa micin dapat menimbulkan efek kenyang lebih lama dan dapat menjaga berat badan.

5. Sakit kepala dan hipertensi

Micin yang dikonsumsi berlebihan juga dipercaya dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Beberapa orang yang sensitif terhadap micin juga akan mengalami efek berupa sakit kepala setelah mengonsumsinya. Meski begitu, penyebab hal tersebut belum diketahui secara pasti.

6. Kerusakan sel

Sejumlah peneliti juga mengklaim bahwa MSG dapat memicu kerusakan pada sel-sel tubuh. Efek micin ini diprediksi bisa merusak limfosit atau sel darah putih. Namun, hal ini pun masih perlu diteliti lebih lanjut.

7. Kerusakan ginjal

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa konsumsi micin dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Namun, penelitian ini baru dilakukan terhadap hewan dan masih perlu diteliti lebih lanjut.


Jika melihat begitu banyak bahaya micin bagi kesehatan, Ibu harus punya siasat cerdas untuk mengatasinya. Misalkan saja, Ibu bisa membuat masakan sehat untuk anak tercinta agar belajarnya makin semangat. Tentu saja makanan yang dibuat oleh Ibu harus bebas tanpa micin.

Ini dia kumpulan resep makanan sehat tanpa micin yang dicoba dari dapurkobe, Makanan sehat penuh cinta tanpa micin:

1.        Resep Ayam Crispy Gandum 

kobe tepung serbaguna premium


Ayam Gandum Crispy kreasi ayam goreng renyah dengan campuran gandum sebagai bumbunya. Cita rasa ayam crispy ini gurih pedas dengan tekstur yang renyah serta tambahan gandum berbumbu yang lezat. Rasa pedasnya unik karena bumbu diracik dengan campuran BonCabe level 15 dan BonCabe Nori. Bagi yang tidak menyukai level pedas, bisa memilih level lebih rendah.

Cara membuat ayam crispy sangat mudah, cukup goreng ayam pakai Kobe Tepung Serbaguna Premium yang tanpa MSG. Lalu aduk dengan tumisan gandum dan Saus Tiram Selera. Kreasi ayam goreng sehat yang lezat sudah siap disajikan untuk menemani sepiring nasi hangat. Menu Ayam Crispy Gandum ini dijamin bakal bikin ketagihan.

   Bahan:

v 200 gr ayam dada filet

v Air secukupnya

v 1 bungkus Kobe Tepung Serbaguna Premium (200gr)

v Minyak goreng secukupnya

v Margarin secukupnya

v 2 siung bawang putih dicincang

v 50 gram bawang Bombay cincang kasar

v 1 sachet saus tiram

v 50 gram gandum sudah disangrai

v 1 sachet BonCabe rasa original level menyesuaikan

v 1 sachet BonCabe rasa Nori level menyesuaikan

Cara Membuat:

v  Bersihkan ayam, potong-potong dan rendam dalam air.

v  Ambil ayam dan baluri dengan Kobe Tepung Serbaguna Premium. Goreng hingga kuning kecolatan.

v  Panaskan margarin. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum. Masukkan Saus Tiram Selera, air dan gandum. Aduk rata.

v  Masukkan ayam, tambahkan BonCabe level 15 dan BonCabe Nori. Aduk sampai rata.

v  Angkat dan Ayam Crispy Gandum siap disajikan.

 2.        Resep Ayam Kunyit Crispy

kobe tepung serbaguna premium


Cara masak Ayam Kunyit Crispy sangat mudah sekali. Yang bikin spesial dari cara masak dan rasanya adalah karena Kobe Tepung Serbaguna Premium. Tepungnya non MSG dan bervitamin lalu dipadu dengan bubuk kunyit yang berkhasiat sehingga mampu menampilkan kreasi ayam yang sehat dan juga lezat. Ibu wajib mencobanya di rumah.

Bahan:

v Minyak goreng secukupnya

v 1 bungkus Kobe Tepung Serbaguna Pemium (200gr)

v 350ml air

v ½ ekor ayam dipotong sesuai selera

v 1/3 sdm bubuk kunyit

 Cara Membuat:

v Rendam ayam dalam air.

v Siapkan wadah. Campurkan tepung kering Kobe Tepung Serbaguna Premium dengan bubuk kunyit. Aduk rata.

v Balurkan ayam yang ke dalam tepung kering hingga terbalur rata. Cubit-cubit dengan ujung jari.

v Gorengan ayam dalam minyak panas terendam dengan api sedang hingga kuning kecoklatan.

v Angkat dan sajikan.

 3.        Resep Curcuma Fried Chicken

kobe tepung serbaguna premium


Cara membuat Curcuma Fried Chicken juga mudah sekali, menggunakan Kobe Tepung Serbaguna Premium yang tanpa MSG dan dicampur dengan bubuk curcuma. Salah satu inspirasi ayam goreng resto yang sehat dengan kandungan temulawak dan vitamin dari tepungnya. Tak ada alasan lagi untuk tak mencoba menu ayam goreng temulawak ini, karena renyahnya menggoda dan gurihnya bikin mau nambah lagi.

          Bahan:

v Minyak goreng secukupnya

v 1 bungkus Kobe Tepung Serbaguna Premium (200gr)

v 350ml air

v ½ ekor ayam potong sesuai selera

v 1/3 sdm bubuk curcuma/temulawak

 

Cara Membuat:

v  Rendam ayam dalam air.

v  Siapkan wadah. Campurkan tepung kering Kobe Tepung Serbaguna Premium dengan bubuk curcuma / temulawak. Aduk rata.

v  Balurkan ayam ke dalam tepung kering hingga terbalur rata. Cubit-cubit dengan ujung jari. Sisihkan.

v  Gorengan ayam dalam minyak panas terendam dengan api sedang hingga kuning kecoklatan.

v  Angkat dan sajikan.

 

Kobe Tepung Serbaguna Premium

Kobe Tepung Serbaguna Premium adalah tepung bumbu sehat tanpa micin atau MSG. Kobe Tepung Serbaguna Premium juga mengandung berbagai vitamin untuk pemenuhan kelengkapan nutrisi, antara lain vitamin B2, B9, Zat Besi, Zinc, dan Kalsium.

Kobe Tepung Serbaguna Premium terbuat dari rempah asli pilihan dengan aroma gurih khas bawang putih yang diproses secara modern. Dengan menggunakan Kobe Tepung Serbaguna Premium menyebabkan cita rasa gorengan menjadi lebih lezat berbumbu dengan tekstur yang renyah dan aroma yang harum menggoda. Kobe Tepung Serbaguna Pemium juga praktis digunakan untuk membuat hidangan sehari-hari khas Nusantara, serta cocok untuk membuat aneka kreasi gorengan dari ayam, hidangan laut, tempe, tahu, dan lainnya.

Kobe Tepung Serbaguna Premium, Tepung Bumbu Tanpa MSG dan Bervitamin pertama di Indonesia!

v Tanpa MSG

v Mengandung Zat Besi, Serat Pangan, Vitamin B2, Vitamin B9, dan Mineral Zinc

v Tanpa pengawet dan tanpa pewarna buatan

 

Apakah mudah mendapatkan Kkobe Tepung Serbaguna Premium? Kobe Tepung Serbaguna Premium bisa didapatkan di marketplace kesayangan Ibu, yaitu di Shopee atau Tokopedia. 


Jadi, tidak ada alasan lagi dari Ibu jika ingin menyajikan makanan sehat tanpa micin. 

shampo viral

Uban pada rambut identik dengan orang yang sudah usia lanjut. Hal itu tidak salah, karena salah satu penuaan adalah munculnya uban pada rambut. Namun, ada sebagian orang yang memiliki rambut beruban meski usianya masih terbilang muda. Jika Anda termasuk orang yang memiliki rambut beruban di usia yang masih muda, tidak perlu khawatir.

Ada beberapa penyebab munculnya uban di usia muda, sebagai berikut:

Faktor Genetik

Salah satu penyebab rambut beruban diusia dini adalah faktor genetik. Jika salah satu atau kedua orang tua memiliki riwayat rambut beruban sejak dini, ada kemungkinan anaknya akan mengalami hal yang sama juga. Coba Anda cek pada orangtua apakah rambut mereka sudah beruban ketika masih seumuran dengan Anda.

Stres

Stres selain memiliki implikasi buruk pada kesehatan tubuh, ternyata stres juga bisa mempengaruhi kesehatan rambut dan menjadikannya lebih cepat beruban. Menurut penelitian dari New York University mengatakan bahwa sel-sel yang bertanggung jawab untuk mewarnai rambut bisa terkuras jika kita sedang mengalami depresi atau stres.

Penggunaan Produk Kimia Pada Rambut

Terakhir, rambut beruban bisa disebabkan penggunaan produk perawatan rambut yang salah. Produk rambut seperti shampo, kondisioner hingga pewarna rambut dapat mengubah kesehatan rambut Anda. Beberapa produk rambut yang Anda gunakan sangat mungkin terdapat bahan kimia yang berbahaya sehingga dapat mengurangi kadar melanin.

Jadi Admin sarankan untuk menggunakan produk perawatan rambut dari bahan alami dan bebas dari zat kimia yang berbahaya atau Anda bisa melakukan perawatan sendiri di rumah dengan menggunakan minyak wijen hitam. Tapi memang untuk proses membuat minyak wijen hitam sangat memakan waktu dan tidak praktis.

Nah, jika Anda tidak punya banyak waktu bisa nih menggunakan shampo dengan bahan alami yang sudah banyak beredar di Indonesia. Salah satunya O’Naomi Black Sesame & Ginger Rejuvenating Shampoo & Hair Treatment dengan menggunakan bahan herbal seperti jahe dan wijen hitam yang mampu menghilangkan uban dan menghitamkan rambut.

Selain mengandung bahan herbal alami, produk shampo O’Naomi juga paraben free lho. Harganya juga terbilang cukup terjangkau, tersedia kemasan ukuran 200 ml dan 600 ml. Bisa didapatkan di Tokopedia dan E-Commerce kesayangan Anda.  

 



peluncuran 3 buku filmis budaya nuswantara




Elang Nuswantara adalah sebuah komunitas penulis pencinta budaya dan alam Indonesia yang beranggotakan para pejuang literasi Nuswantara dari Indonesia timur sampai barat. Berlatar belakang beragam, mulai dari Gen Z, Gen Milenial hingga Gen X. Yang menyatukan para Elang Nuswantara adalah semangat untuk nguri-nguri budaya dan mencintai Nuswantara, menyampaikan pesan-pesan leluhur dengan cara kekinian.

Komunitas Elang Nuswantara lahir pada tanggal 14 Maret 2022. Digawangi Kirana Kejora, seorang writerpreneur, best selling author, dan produser film, sebagai pengampu kelas menulis. Bekerja sama dengan Miyaz Script Agency – Dandelion Publisher melahirkan buku “Sang Mistikus Kasih” karya Pasukan Elang Merah. Dengan Karya Murni Publisher melahirkan buku “Pesan yang Belum Sampai” karya Pasukan Elang Putih, dan dengan Ibu-Ibu Doyan Nulis melahirkan buku “Beri Aku Cerita yang Tak Biasa” karya Pasukan Elang Biru. Nama masing-masing pasukan, menurut Kirana, sesuai atmosfer kelas dan kelahirannya, menurut Kirana yang anti memuji pasukan dan mentor 'galak' dengan jargon perilaku nomor satu, karya nomor dua. Tiga buku prosa budaya filmis, berkonsep writerpreneur ini telah lahir dengan selamat, tinggal landas dari Perpustakaan Nasional RI, pada tanggal 21 Agustus 2022. Dihadiri sebagian Elang Nuswantara yang banyak berasal dari luar kota Jakarta dan komunitas/pegiat literasi maupun budaya.

Beragam sambutan dan testimoni penuh spirit dari pihak pemerintah maupun Pegiat Budaya membuka acara, yang bertabur doorprize dan bazar UMKM. Narasumber pengisi acara antara lain Ibu Yuli Maryani (Perpustakaan Nasional RI), Ibu Erwita Dianti (Kemenparekraf/Baparekraf), Ibu Dewi Yulianti (Kemendikbudristek), Ibu Rafita Meri (Balai Pustaka), Bapak Tukul Rameyo Adi (Yayasan Baruna Nusantara), Bapak Hedy Rahadian (Pencinta Budaya dan Sejarah, Pencipta lagu Kesaksian).

Pementasan berupa pembacaan puisi, tari, monolog, teater dan live painting karya Pasukan Elang Nuswantara menyemarakkan suasana. Lagu "Kesaksian" karya Hedy Rahadian sebagai penguat jalan mencintai budaya Nuswantara dilantunkan Trio Elang Nuswantara. Penulis tampil sebagai pengisi acara, panitia, merangkap EO. Selama ini koordinasi hanya lewat dunia maya, dan baru bertemu H-1 sebelum acara. Butuh energi yang tidak sedikit.

Ketiga buku yang diluncurkan memiliki kalimat pamungkas yang sangat berarti sebagai rangkuman seluruh cerita pendek yang terkandung di dalamnya. “Sang Mistikus Kasih” karya 47 Elang Merah menuangkan kalimat sakti semesta tak pernah meminta. Dia akan senantiasa menjaga jika kamu mengasihi dengan hati nurani. Sedangkan “Pesan yang Belum Sampai” karya 18 Elang Putih menayangkan kalimat pemikat semesta mempunyai cara membalas kasih sayang kita kepadanya. Sementara “Beri Aku Cerita yang Tak Biasa” karya 28 Elang Biru hadir dengan kalimat elok cinta bukan hanya sekadar, namun harus berujar dan berpijar.

Dan yang membanggakan, penulis paling muda ada yang masih duduk di bangku SMP baik di Jawa maupun luar Jawa (NTT). Dukungan pihak sekolah dan dinas terkait sangat nyata terlihat di acara penuh kegembiraan ini. Tirto Adi (Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo), bersama Netti Lastiningsih (Kabid Mutu Pendidikan) serta Suharsono (Kepala Sekolah SMPN 6 Sidoarjo) begitu antusias terbang dari Jawa Timur, turut menghadiri acara. Dikarenakan, ada 6 siswa dari SMPN 6 Kota Petis ini turut menulis dalam buku “Pesan yang Belum Sampai” dan mempersembahkan sebuah tari asli Sidoarjo, Banjar Kemuning.


acara peluncuran buku prosa


Semoga tiga buku karya Elang Nuswantara bisa menjadi warna baru di dunia literasi tanah air, utamanya untuk menambah cahaya literasi budaya yang mulai redup karena beragam pengaruh budaya luar NKRI.

Siapa pun bisa bergabung menjadi Elang Nuswantara, asal mau menulis budaya dan alam Indonesia dengan sepenuh rasa. Mau mendengar, melihat, merasakan. Peka dan peduli, itulah penulis sejati. Silakan berkenalan dengan IG @elangnuswantara.

Kirana sebagai pengampu, sangat berharap, dari Elang Nuswantara akan lahir penulis-penulis pencinta kearifan lokal Nuswantara. Mau melahirkan buku solo, baik fiksi maupun non fiksi dengan kemasan bernas, kekinian, dan bermanfaat. Urip urup, pedoman penting seorang pelaku literasi budaya.

Acara dimulai dari pukul 09.00 hingga 14.00 WIB dengan sambutan luar biasa dari para tamu maupun pengunjung yang meramaikan bazar buku dan produk UMKM. Didukung penuh oleh Direktorat Pelindungan Kebudayaan, Ditjen Kebudayaan, juga Fibi Jewelry, Miya'z, Makeupuccino, Stunniverse, Benik (Benang Kain Klub), Gendis Cake, Pocari Sweat, SNRockerZ, Gramedia.

Semoga ini menjadi awal penerbangan Elang Nuswantara yang baik dan bisa menjadi inspirasi para penulis pejuang.

Moto Elang Nuswantara “Menerbangkan karya, membuanakan jiwa dengan berkekasih semesta tanpa ketaksaan”.



Sumber artikel: Kirana Kejora

 

 

kucing melahirkan


Dalam kurun waktu yang tidak jauh, saya menerima enam ekor bayi kucing dari dua induk kucing yang berbeda. Satu ekor berasal dari induk kucing yang biasa numpang makan di rumah. Satu lagi memang dari induk kucing yang saya pelihara, namanya Mili. Masing-masing induk kucing ini melahirkan tiga ekor bayi kucing yang lucu dan gemesin. Bahkan hanya dengan melihatnya saja, saya sudah merasa sangat senang dan bisa tersenyum sendiri.

Sebenarnya, apakah kucing akan memberikan tanda-tanda menjelang kelahiran anaknya? Yap, secara tidak langsung induk kucing yang akan melahirkan anaknya atau waktu melahirkannya sudah dekat, maka induk kucing akan memberikan tanda-tanda sebagai berikut:

1.     Induk kucing akan mencari tempat tersembunyi untuk melahirkan

Ini menjadi ciri yang mudah diamati. Ketika kucing di rumah akan melahirkan, biasanya dia akan mencari tempat tersembunyi untuk melahirkan. Entah itu di dalam lemari pakaian, lemari buku, atau di kolong tempat tidur. Saya kalau sudah melihat gelagat ini, biasanya akan langsung waspada untuk mengunci semua lemari pakaian agar tidak menjadi sasaran untuk tempat melahirkan bagi induk kucing.

Kalau dia kucing peliharaan saya sendiri, biasanya saya arahkan untuk melahirkan di dalam keranjang yang memang sudah disiapkan untuk melahirkan. Sayangnya, induk kucing juga lebih suka melahirkan di tempat yang dia pilih sendiri.

2.     Bersikap lebih manja dari biasanya

Entah merasa kesakitan dengan perutnya atau apa, induk kucing biasanya akan bersikap lebih manja menjelang proses melahirkan. Misalnya saja dia akan naik ke pangkuan pemiliknya atau minta dielus-elus. Ini berlaku untuk kucing yang memang sengaja saya pelihara, ya! Sayangnya, di rumah itu sering menjadi sasaran induk kucing darai luar peliharaan sekadar untuk menumpang melahirkan tanpa sepengetahuan saya. Tahu-tahu ada bunyi anak kucing di bawah kolong tempat tidur. Dan uniknya lagi, yang numpang melahirkan ini akan membawa anak-anaknya pergi setelah usia anak satu atau dua bulan. Jadi, rumah semacam klinik bersalin buat dia.

3.     Mengeluarkan cairan dari kelenjar susunya atau jalan lahirnya

Induk kucing akan mengalami ini jika dia akan melahirkan anaknya. Cairan ini keluar dari kelenjar susunya atau dari jalan proses lahirnya.

 4.     Lebih banyak mengeong dari biasanya

Sambil mencari tempat, induk kucing juga akan mengeong lebih banyak dari biasanya. Semacam memberi tanda jika waktu melahirkan sudah dekat. Sebagai pemiliknya, biasanya saya seperti hapal bunyi meongnya. Seolah-olah saya ikut mersakan kesakitan dari perutnya yang akan melahirkan.

 5.     Menjilat-jilat tubuhnya

Menjelang waktu lahiran, kucing akan terlihat terengah-engah dan menjilati jalan lahirnya.

tanda kucing melahirkan


Nah, jika kamu sudah tahu ciri-ciri kucing akan melahirkan, maka kamu juga perlu tahu tahapan-tahapan proses kucing melahirkan.

1.     Tahap persiapan

Setelah menunjukkan ciri-ciri kucing yang akan melahirkan dan itu merupakan tahapan persiapan. Biasanya tahapan ini memakan waktu dua hingga tiga hari lamanya sebelum proses melahirkan.

2.     Tahap melahirkan anak kucing

Ada yang pernah menunggui kucingnya yang sedang melahirkan? Pada tahap melahirkan anak kucing, induk kucing akan mengeluarkan cairan bening kemudian disusul dengan keluarnya anak kucing. Biasanya waktu yang dibutuhkan tidak pernah lama. Nggak sampai 5-10 menit dari cairan bening yang keluar, anak kucing juga akan segera keluar.

Setelah anak kucing keluar, induknya akan menjilati anaknya hingga bersih. Ini proses yang selalu bikin saya terharu dan menangis. Bahkan proses menjilati anak kucingnya ini bisa sampai bersih.

3.     Tahap mengeluarkan plasenta

Selain anak kucing yang keluar, induk kucing juga akan mengeluarkan plasentanya. Berbeda dengan anaknnya yang dijilati hingga bersih, plasenta kucing yang dikeluarkan setelah anaknya ini akan dimakan oleh induknya. Jadi, kamu jangan kaget kalau kucing kesayanganmu melakukannya. Plasenta akan keluar dalam waktu 5-10 setelah anak kucing yang keluar.

Saya bahkan pernah mengambil plasenta anak kucing ini sewaktu induk kucing milik saya melahirkan. Saya melakukannya karena tetangga yang meminta. Tetangga ini percaya kalau berhasil menyimpan plasenta kucing maka akan melahirkan dengan mudah seperti kucing melahirkan. Sayangnya, dua kali saya mencuri plasenta induk kucing, dua kali pula tidak berhasil memilikinya. Pasti hilang ketika proses menjemurnya.

Baca juga: Cara Menunjukkan Kasih Sayang Terhadap Kucing

Nah, bagaimana dengan waktu yang diperlukan oleh induk kucing saat melahirkan satu anak dengan anak lainnya? Bukankah kucing tidak melahirkan anak hanya satu ekor saja?

Yap, induk kucing selalu melahirkan lebih dari satu anak kucing. Perbedaan waktu melahirkan anak kucing yang satu dengan lainnya, biasanya berbeda dengan setiap kucing. Ada induk kucing yang hanya butuh beberapa menit memulihkan tenaga setelah kelahiran anak pertamanya lalu lanjut melahirkan anak keduanya. Ada induk kucing yang membutuhkan waktu hingga satu jam istirahat sebelum mengeluarkan anak keduanya. Rata-ratanya induk kucing membutuhkan waktu 4-6 jam untuk melahirkan anak-anaknya. Tapi ada juga yang lebih dari waktu ini.

Jika induk kucing peliharaanmu membutuhkan waktu lebih dari 30 menit untuk melahirkan anak keduanya, kamu harus segera menghubungi tenaga medis. Siapa tahu, kucingmu membutuhkan penanganan yang lebih untuk proses melahirkannnya. Bisa jadi ada hal yang membahayakan induk kucing serta anaknnya. Kamu nggak ingin terjadi sesuatu, kan dengan binatang peliharaanmu?

Itulah tahapan-tahapan kuicng akan melahirkan dan lamanya proses melahirkan kucing peliharaanmu berdasarkan yang saya amati selama ini.


 

 

 

Newer Posts Older Posts Home

Mama Daring

Mama Daring

Seru-seruan

1minggu1cerita

About Author

PENULIS & BLOGGER

Hallo, Saya adalah muslimah penyuka kucing, senang traveling meski belum berkunjung ke banyak tempat, senang kuliner walau hanya makanan tertentu, membaca berbagai jenis buku, menulis cerita anak, dan berpetualang ke negeri dongeng untuk menciptakan berbagai keajaiban dalam ke dunia anak-anak yang sedang saya tekuni. Hubungi saya via email : lestarilisa8@gmail.com

Follow us

Featured Post

Popular Posts

  • Review Scarlett Brightening Series (Facial Wash, Esssence Toner, dan Serum)
    Review Scarlett: Brightening Facial Wash, Brightly Essence Toner, dan Brightly Ever After Serum  Ngaku, nih? Siapa yang suka banget coba-cob...
  • Mampirlah ke Dunia Lisa, Blog dengan Wajah Baru
    Eh, siapa sih yang nggak ingin tampilan blognya menjadi cantik dan enak dilihat? Semuanya pasti akan menjawab mau dong! Nggak ada yang pe...
  • Seperti Inilah Karakter Shio Babi Berdasarkan Elemennya
    Karakter shio babi dengan shio lainnya tentu saja berbeda. Karena beberapa shio dianggap memiliki pengertian berbeda. Apakah Anda sud...
  • Ramalan Shio Ayam Tahun 2020 Lengkap dari Cinta Hingga Keuangan
    Hanya tinggal menyisakan kurang dari dua bulan saja, kita semua akan menyambut tahun 2020. Tentu berbagai harapan dilontarkan dan pe...
  • Lebih Asyik ke Candi Borobudur Atau Candi Prambanan Untuk Menghabiskan Libur Akhir Tahun?
    ruangbelajarbahasainggris.com Libur tlah tiba Libur tlah tiba Hore ... hore ... hore! Apa sih hal yang membahagiakan bagi ...

Buku Terbit

Dunia Lisa

Blog Archive

  • ►  2025 (1)
    • ►  March 2025 (1)
  • ►  2024 (1)
    • ►  September 2024 (1)
  • ►  2023 (4)
    • ►  July 2023 (1)
    • ►  April 2023 (1)
    • ►  March 2023 (1)
    • ►  February 2023 (1)
  • ▼  2022 (14)
    • ▼  September 2022 (2)
      • Kumpulan Resep Makanan Sehat Tanpa Micin
      • Rambut Beruban di Usia Dini? Cobain Nih Shampo yan...
    • ►  August 2022 (3)
      • Peluncuran 3 Buku Prosa Filmis Budaya Nuswantara K...
      • Ini Dia Tahapan-Tahapan dan Lama Proses Waktu Mela...
    • ►  July 2022 (1)
    • ►  June 2022 (1)
    • ►  May 2022 (1)
    • ►  April 2022 (2)
    • ►  March 2022 (2)
    • ►  February 2022 (2)
  • ►  2021 (32)
    • ►  December 2021 (5)
    • ►  November 2021 (2)
    • ►  October 2021 (5)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  August 2021 (1)
    • ►  July 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  May 2021 (2)
    • ►  April 2021 (3)
    • ►  March 2021 (1)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  January 2021 (2)
  • ►  2020 (39)
    • ►  December 2020 (4)
    • ►  November 2020 (1)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  September 2020 (3)
    • ►  August 2020 (3)
    • ►  July 2020 (5)
    • ►  June 2020 (6)
    • ►  May 2020 (4)
    • ►  April 2020 (1)
    • ►  March 2020 (5)
    • ►  February 2020 (3)
    • ►  January 2020 (2)
  • ►  2019 (78)
    • ►  December 2019 (2)
    • ►  November 2019 (3)
    • ►  October 2019 (4)
    • ►  September 2019 (3)
    • ►  August 2019 (6)
    • ►  July 2019 (8)
    • ►  June 2019 (7)
    • ►  May 2019 (18)
    • ►  April 2019 (6)
    • ►  February 2019 (9)
    • ►  January 2019 (12)
  • ►  2018 (49)
    • ►  December 2018 (1)
    • ►  November 2018 (1)
    • ►  October 2018 (8)
    • ►  September 2018 (10)
    • ►  August 2018 (2)
    • ►  July 2018 (2)
    • ►  June 2018 (2)
    • ►  May 2018 (1)
    • ►  April 2018 (3)
    • ►  March 2018 (6)
    • ►  February 2018 (3)
    • ►  January 2018 (10)
  • ►  2017 (116)
    • ►  December 2017 (4)
    • ►  November 2017 (1)
    • ►  October 2017 (21)
    • ►  September 2017 (8)
    • ►  August 2017 (3)
    • ►  July 2017 (4)
    • ►  June 2017 (7)
    • ►  May 2017 (6)
    • ►  April 2017 (11)
    • ►  March 2017 (28)
    • ►  February 2017 (11)
    • ►  January 2017 (12)
  • ►  2016 (198)
    • ►  December 2016 (12)
    • ►  November 2016 (24)
    • ►  October 2016 (31)
    • ►  September 2016 (29)
    • ►  August 2016 (6)
    • ►  July 2016 (5)
    • ►  June 2016 (18)
    • ►  May 2016 (22)
    • ►  April 2016 (21)
    • ►  March 2016 (26)
    • ►  February 2016 (4)

Total Pageviews

Komunitas

Dunia Lisa

Categories

  • Blog Competition 10
  • Cermin 6
  • Cerpen 128
  • Curhat 29
  • Flash Fiction 2
  • Lebih Dekat 2
  • ODOP Estrilook 7
  • Parenting 30
  • Puisi 29
  • SETIP Estrilook 3
  • Satu Hari Satu Karya IIDN 5
  • Serba-serbi Cerita Anak 13
  • Tantangan 3

Followers

About Me

My photo
Lisa Lestari
View my complete profile

Instagram

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram

Copyright © 2017-2019 Dunia Lisa. Created by OddThemes