10 Oktober 2017

Antara Aku, Bayiku, dan Lactacyd Baby



Hasil gambar untuk gambar lactacyd baby
saicitablogspot

“Ummi, kulit Adik bayi kok merah-merah begini ya?” Ungkap si Abi kepada saya begitu melihat kulit El kecil yang waktu itu berusia tiga bulan terlihat kemerah-merahan di bagian punggung. (Sekarang El sudah 26 bulan).
Mendengar suami mengatakan itu, segera saya melihat punggung si adik. Tadi pagi sewaktu memandikan memang sudah terlihat merah, tapi belum begitu merata. Baru sedikit, dan menurut saya adik kena biang keringat.

Wah, bisa dibayangkan, pantesan saja si adik rewelnya bukan main. Berhubung waktu itu baru berusia tiga bulan, dia hanya bisa menangis. Digendong salah, diberi ASI hanya sebentar, hingga melengkinglah tangisan khas jagoan kecil sampai membuat saya dan abinya bahkan kedua kakaknya panik.

Pengalaman dua kakak sebelumnya, memang sering mengalami biang keringat, sedikit mruntus di bagian punggung. Maklumlah, tinggal di kawasan yang dekat dengan pabrik semen, membuat udara tidak lagi sejuk. Walaupun masih dalam Kabupaten Bogor yang konon terkenal dengan kota hujan, tetap saja tempat tinggal saya panasnya luar biasa. Mosok masih bayi mau saya kipasin pake kipas angin?

Langkah saya kemudian adalah memberi adik bedak anti gatal, dengan tujuan adik sedikit nyaman. Sering juga mengganti kaos dalamnya agar adik tambah nyaman. Ternyata eh ternyata, warna kemerahan di punggung si adik bukannya membaik tapi makin terlihat merah dan membesar. Pasti gatal sekali. Bedak yang saya berikan rupanya tidak mengurangi ruam kulit El. Panik deh, saya, karena baru kali ini kulit anak saya sensitif.

Akhirnya saya memutuskan untuk membawanya ke bidan yang dulu menangani proses lahirannya. Kata ibu bidan, saya dianjurkan untuk menambahkan Lactacyd Baby ke dalam air bak mandinya. Menurut beliau, ini akan mengatasi iritasi kulit pada si adik. Meluncurlah saya ke teman-teman untuk meminta pendapatnya tentang produk ini agar saya tidak ragu memakainya.

Setelah saya ceki-ceki ke sana ke sini, inilah hasil yang saya dapatkan sebelum memutuskan untuk membelinya.

Lactacyd Baby adalah cairan yang berguna untuk membersihkan, merawat, dan menjaga kulit bayi supaya tetap bersih, segar, dan juga lembut. Lactacyd Baby juga merupakan produk yang sudah memiliki brand Internasional. Pastinya sudah terpercaya untuk mengatasi kulit bayi dari iritasi ringan.

Ini info penting buat saya. Kalau sudah dinyatakan sebagai brand Internasional, berarti memang bagus dan tidak ragu menggunakannya. Dan Lactacyd adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perawatan tubuh yang sudah lama dipercaya banyak orang. Semua produknya bebas dari bahan yang membahayakan manusia, karena Lactacyd menetapkan standar dan otoritas dengan kualitas tinggi.

Di bawah ini kandungan yang ada di dalam Lactacyd:
Dengan ukuran yang bervariasi (ada ukuran 60 ml. 120 ml, bahkan 230 ml), Lactacyd memiliki kandungan pH 3-4.

Tahukah, Bunda? Jika kulit bayi memiliki pH lebih tinggi dibandingkan dengan kulit orang dewasa, yaitu berkisar 6-7, sedangkan kulit dewasa 3-4.  Untuk itulah bayi juga membutuhkan perawatan khusus untuk kulitnya. Terutama dengan sabun yang memiliki pH sesuai dengan kulit bayi. Maka, Lactacyd Baby dengan kandungan pH 3-4 sangat dianjurkan untuk menjaga kulit bayi.

Apakah aman digunakan setiap hari?
Karena Lactacyd Baby terbuat dari bahan alami, tidak akan menimbulkan pedih di mata, memberikan aroma yang menenangkan, tidak menimbulkan alergi pada kulit bayi yang sensitif, maka Lactacyd Baby sangat aman digunakan setiap hari.

Apa saja kandungan Lactacyd Baby?
Salah satu kandungan yang terdapat dalam Lactacyd Baby adalah ekstrak susu sapi. Namun, tak perlu khawatir  menggunakan produk ini apabila bayinya memiliki alergi terhadap susu sapi. Karena alergi hanya terjadi jika susu sapi tersebut dikonsumsi oleh anak.


Komposisi Lactacyd Baby pun sangat lengkap tertulis dalam kemasannya.
Hasil gambar untuk gambar lactacyd baby
opizhiadah.com

  • Tidak memiliki busa yang banyak karena memang tidak mengandung detergen, sehingga aman buat bayi.
  • Tidak seharum sabun mandi bayi biasa atau sabun mandi orang dewasa, sebab tidak mengandung fragrance oil yang merupakan bahan pengharum kimia.
  • Bahan bakunya berupa aqua (air) sehingga aman untuk kulit.
  • Terdapat TEA-lauryl sulfate and ammonium lauryl sulfate yang berungsi membersihkan kuman.
  • Ethyleneglycol stearate untuk skin conditioning sehingga kulit bayi menjadi lembut.
  • Hydrogenated peanut oil merupakan kandungan minyak alami untuk melembabkan kulit.
  • Sodium methyl paraben, biasanya digunakan untuk mengawetkan produk sabun bayi, namun, jangan khawatir, kandungan paraben dalam produk ini sangat kecil

Lalu, bagaimana cara menggunakan Lactacyd Baby?

Cara penggunaan Lactacyd Baby sangat mudah sekali, yaitu dengan mencampurkan ke dalam bak mandi bayi sebanyak 3-4 sendok Lactacyd Baby. Bisa juga digunakan sebagai sampo untuk kepala bayi. Penggunaannya sama seperti memakai sampo. Untuk kulit yang ruam, seperti biang keringat, tuangkan Lactacyd Baby ke kapas lalu gosokkan perlahan pada kulit bayi yang terkena iritasi.

Mudah bukan cara penggunaannya?

Setelah mengetahui dengan detil, saya pun mencobanya. Dan ... trala! Hasilnya memang luar biasa, bukan sulap bukan sihir, kulit kemerahan yang awalnya saya pikir sebagai biang keringat si adik mulai mengering. Punggungnya kembali halus. Saya pun tersenyum bahagia melihat si adik tidak lagi rewel dengan kulit sensitifnya. Bye bye kulit sensitif!



#BabySkinExpert
#LactacydBaby

16 komentar:

HERU WIDAYANTO mengatakan...

Informatip sekali ini. Bisa dijadikan referensi ini, Lis.
Benar-benar aman untuk kulit bayi, kan?

lisa lestari mengatakan...

Sangat aman, Her.

Marita Ningtyas mengatakan...

Aku lo kudet, baru tahu tentang Lactacyd Baby. Must have item banget nih ya mbak.

Widyanti Yuliandari mengatakan...

Wahh...particulate matter yg diemisikan pabrik semen mungkin bisa ngaruh juga yaaa... emang kudu ati2 merawat kulit bayi yg masih sangat lembutttt

lisa lestari mengatakan...

Iya mbak

lisa lestari mengatakan...

Iya nih, Mbak.

Wiwid Nurwidayati mengatakan...

Wah bener banget ini. Bayi pasti sering mengalami ini. Tulisannya bermanfaat banget nih. Untuk referensi bagi ibu-ibu yang memiliki balita.

Dwi Arum mengatakan...

Alhamdulillah nemu tulisan ini, sangat informatif mba. Kalau gitu gak ragu lagi pakai lactacyd baby.

Virgorini Dwi Fatayati mengatakan...

Nemu postingan ini bikin baper. Babyku dulu juga pake Lactacyd baby dan emang bagus, agak mahal dengan ukuran kecil tapi awet, bahkan sampe anaknya 'pulang' masih ada 😭😭😭 Bogornya di mana Mbak? Saya di Sentul

denik mengatakan...

Informatif Mbaaaa

lisa lestari mengatakan...

Benar, Mbak Wid, bisa jadi referensi bagi yang punya balita

lisa lestari mengatakan...

Benar, Mbak

lisa lestari mengatakan...

Iya, sesuai dengan harganya,Mbak. Saya tinggal dekat dengan semen tiga roda mbak. Deket dong kita..

lisa lestari mengatakan...

Iya, Mbak Denik

Dian Safitri mengatakan...

Kayaknya Lactacyd Baby ini memang direkomendasiin banget ya, Mbak. Aman untuk bayi. Nanti aku rekomendasiin ke sepupu-sepupu yang punya bayi deh.

Dini Nurhayati mengatakan...

Terbukti memang yaa ^^

Posting Komentar