Persahabatan yang Kuat dan Indah Tergambar di Dalam Novel Ways to Love



Resensi Novel Ways to Love

Novel selalu mampu memberikan pelajaran yang indah melalui kalimat demi kalimat dalam paragraf tanpa disadari oleh pembacanya.

Judul Novel         : Ways to Love
Penulis                : Uliane
Penerbit              : PT. Elex Komputindo, Kelompok Gramedia
ISBN                    : 978-602-04-1090-6
EISBN                  : 978-602-04-7585-1
Sumber Novel     : Ipusnas

Sekilas membaca sinopsis dari novel ini, jujur saya langsung tertarik untuk segera mendownload menjadikan bahan bacaan saya dan mengisi kekosongan selama saya merawat si kecil yang luar biasa rewelnya saat sakit. Oh, ya, novel ini saya lihat di jendela awal halaman ipusnas. Awalnya sih, saya hanya ingin mencari referensi buku kesehatan. Namun, berhubung yang muncul cover novel ini dengan sinopsis yang menarik, tangan saya berpindah.

Oke, cekidot kita lihat apa saja isinya sehingga bisa mengalihkan jari saya untuk mencari referensi tentang kesehatan.


Novel yang hanya setebal 257 halaman (kayaknya segini deh, saya lupa halaman persisnya berapa, hehehe ....) saya baca hanya dalam waktu beberapa jam. Nggak sampek menghabiskan waktu Emak-emak macam saya yang sebenarnya banyak banget kerjaannya. Tapi siapa sih yang bisa menolak saat ada bacaan yang asyik untuk dibaca mau dianggurin begitu saja? Hehehehe ... bisa-bisa saya nggak bakalan nyenyak tidur kalau melewatkan bacaan seru.




Saya baru pertama kali membaca novel karya Uliane. Novel dengan settingan kota Jakarta dan Bogor pada bagian akhir novel, menggunakan sudut pandang orang ketiga. Melewati waktu sekarang dan waktu lampau ternyata tidak akan membuat bingung para pembacanya kok. Karena di dalam novel tertulis dengan jelas kejadian sekarang atau sekian tahun mundur. Pembaca diajak asyik menikmati ceritanya, meskipun di dalam novel terkadang kita agak kaget karena loncat mundur lagi.

Tokoh utama bernama Fae, merupakan korban dari orangtua yang bercerai sehingga mengalami traumatik pada keinginannya untuk tidak akan pernah menikah. Fae hanya ingin memiliki anak tanpa proses harus memiliki suami. Karena menurutnya seorang suami tidak akan pernah setia berada di sisinya dibandingkan dengan anak yang pasti akan lebih tulus mencintai orangtuanya.

Konflik bermula ketika usia Fae sudah mencapai angka 30 tahun. Usaha ibunya selalu menjodohkan fae dengan lelaki pilihannya selalu berakhir gagal. Bahkan perjodohan terakhir yang dilakukan Fae berakhir naas, ibunya mengalami shock dan menyebabkan penyakit jantung ibu Fae kambuh hingga meninggal dunia.

Lalu, apakah Fae benar-benar mewujudkan mimpinya untuk memiliki anak tanpa harus memunyai suami?

Di awal membaca saya mencoba menjadi peramal. Menebak sendiri akhir cerita berdasarkan apa yang sudah pernah sya baca. Sang tokoh utama akan jatuh cinta pada laki-laki yang berhasil memberinya keturunan dan akan menikah. Ingat, cinta selalu bisa mengubah persepsi siapa pun. Benarkah begitu?

Ternyata tidak sodara-sodara! Tokoh utama sempat mengalami kejadian konflik yang sedikit menguras emosi, walau menurut saya ada beberapa yang sedikit aneh. Seperti, ketika tokoh utama mendadak goyah keinginannya untuk tidak bersuami dalam waktu yang cepat, atau saat tokoh utama yang di dalam cerita mengatakan sudah tidak pernah berhubungan dengan ayah kandungnya, tiba-tiba di dalam cerita Fae akur dengan ayah kandungnya bahkan ayahnya yang menolong Fae selama Fae bersembunyi dari tokoh lelakinya. Menurut saya sih, agak mendadak dan tiba-tiba gitu. Itu menurut pendapat saya pribadi loh ya!

Bagaimana dengan karakter tokoh?
Penggambaran karakter pada semua tokoh cukup bagus. Tokoh wanita dalam novel ini digambarkan dengan karakter yang mandiri, seolah-olah tidak memedulikan usia yang terus menanjak. Karir bagi tokoh utama lebih ditonjolkan. Namun, ada sisi posotif yang ditampilkan. Nuansa persahabatan yang kuat antar tokoh membuat saya acung jempol. Di saat tokoh utama mengalami konflik batin, ada sahabat yang begitu siap menolongnya dan tetap berada di pihak Fae.

Lalu, apakah tokoh utama tetap memilih menjadi single parents?
Tidak, Gaes! Meskipun mengalami perjalanan yang cukup panjang, Fae akhirnya berakhir indah dengan tetap menikah bersama lelaki yang memberinya janin di dalam perutnya. Pokoknya happy ending deh!

Apakah novel ini layak dibaca?
Bagi saya, novel ini layak dan bagus untuk dibaca, karena ada nilai positif yang disajikan dalam novel ini. Tentang persahabatan, berbakti kepada orangtua, dan pantang menyerah saat berjuang dalam kehidupan ini.

Jadi, saya berikan nilai 8 dari 10 untuk novel ini dan layak menjadi referensi bacaan saat sore hari atau kapan pun deh. Hehehe ....

Share:

35 komentar

  1. Wah jadi terinspirasi juga untuk membaca novel lewat aplikasi Ipusnas. Bagus ceritanya Mbak, cukup menyentuh. Karakter tokoh utamanya cukup kuat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo mbak donlod, saya sering e pinjam ipusnas. Banyak novel bagus di sana.

      Delete
  2. Jadi akhir novel ini happy ending ya, Mbak? Yang bikin penasaran itu, proses saat tokoh menemukan kebahagiaannya. Pasti prosesnya tidak mulus-mulus amat, ada lika-likunya ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Happy ending mbak, iya, prosesnya nggak mulus. Asline aku juga agak gemes bacanya. Hahaha

      Delete
  3. Saya juga langganan ipurnas, maklum, saya gak mungkin nyari bacaan berbahasa Indonesia di negeri jiran ini, yang ada bahasa Melayu melulu, yang meski mirip bahasa Indonesia, tapi tetap aja selalu kangen dengan bahasa negeri sendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, betul ya mbak. Meski bahasa melayu mirip dengan bahasa indonesia, tetap saja masih nyaman baca bahasa indonesia

      Delete
  4. Yuni beberapa kali dapat buku seru di ipusnas, Mbak. Tapi belum baca yang ini sih... Hehehe...

    ReplyDelete
  5. Waaah nti coba cari aaah di ipusnas. Btw, akhirnya sdh terlanjur diceritakan nih nti pembaca lainnya gak bertanya2 lagi, Lho, hihii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Konflik yang nguras emosi masih ada mbak. Endingnya emang happi, tapi mosok nggak penasaran dengan konfliknya? hihi

      Delete
  6. Kadang, aku juga suka akses ke ipusnas mba, untuk baca buku online. Mayan lah gak usah ke mana-mana untuk dapetin bacaan yang ok.

    ReplyDelete
  7. Aku juga suka baca2 di ipusnas, biasanya nyari novel2 lama. Buat ibu rumah tangga lumayan banget buat me time, daripada kudu ke perpus kota, hihihi...

    ReplyDelete
  8. dari dulu buku-buku kisah inspiratif itu menjadi salah satu buku favorit ya mba. namanya hidup pasti ada masalah. nah buku-buku inspiratif ini membantu banget untuk kita jadi bangkit kembali. terima kasih review-nya saya jadi tertarik baca lebih lanjut tentang novelnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes mbak. Dengan begitu, kita jadi lebih banyak bersyukur setelah membaca kisah inspiratif

      Delete
  9. Novel dewasa kah mbak? Saya pernah nyoba pinjam di ipusnas. Tapi ga selesai. Lupa baca mulu hehehe mau coba lagi ahh, nyari yang ringan2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Novel jenis apa yo jenis e? Nggak ada adegan dewasanya kok mbak. bahasanya ringan banget. aku biasane pinjem yang tipis-tipis biar cepet bacanya. soale keburu habis masa pinjamnya

      Delete
  10. Duh lama ga baca novel tema kayak gini.
    Kalau Mbak Lisa kasih rating 8 berarti bisa nih jadi referensi bacaan. Cuss, ke ipsnas ah nanti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi.. mbak dian mah bacaannya pasti yang berat-berat nih.

      Delete
  11. Bagaimana ceritanya Fae bs akhirnya mau menikah dan punya anak, mbak?
    Suaminya pasti juga sahabatnya, ya.
    Hehe, ngeramal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo mbak didonlod dan pinjam biar nggak penasaran. Hehehe ,..

      Delete
  12. Sebenarnya saya suka membaca lewat gadget tapi nganu mbak... mata tak kuat natap lama-lama hehehe...
    Makanya saya takut kalau ketemu novel bagus, bisa lupa waktu deh dan mata bisa kering lagi.

    ReplyDelete
  13. Wah kyake bagus nih cerita novelnya. Jadi mupeng baca mb. Hihi

    ReplyDelete
  14. Untuk pembangunan latar cerita apakah detil, mba? Maksudnya tanpa menyebut nama daerah tapi kita tau itu di mana gitu kaya nyebut nama desa mungkin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kurang detil untuk penggambaran latar cerita. Cenederung disebutkan langsung tempatnya

      Delete
  15. Ih, Mbak. Bikin aku jadi tambah penasaran deh. Kalau begini aku jadi pengen baca novelnya secara lengkap.

    Btw aku lebih suka kalau novelnya berakhir happy ending daripada sad ending. Nah, dengan tahu kalau novel ini berakhir happy ending, aku tuh jadi lega nanti bacanya tanpa takut mendapati akhir yang sedih dan menyakitkan.

    ReplyDelete
  16. Belum baca novel ini, tapi sepertinya menarik kalo lihat ulasannya. Tapi kira-kira ada tidak ya tokoh seperti Fae di dunia nyata?

    ReplyDelete
  17. Darii ceritanya aja udah seru banget nih, buku ku juga udah banyak dirumah.. Mau nambah koleksi lagi ah

    ReplyDelete
  18. Lengkap banget kak ulasannya, hmm sepertinya layak untuk masuk wishlist buku aku berikutnya

    ReplyDelete