17 Maret 2017

Diaduk atau tidak?



Ini adalah pertanyaan yang pernah saya ajukan kepada beberapa orang. Teman di kantor sih. Diaduk atau tidak ketika sedang menyantap bubur ayam. Dan ternyata jawaban mereka lebih enak jika menyantap bubur ayam itu diaduk dan bercampur menjadi satu.



Ketika saya mengamatai pengunjung sebuah bubur ayam, memang benar, hampir seluruh pengunjung mengaduk terlebih dahulu buburnya untuk disantap. Bagaimana dengan saya?

Saya tidak suka mengaduknya. Saya lebih suka bubur ayam itu tetap bertumpuk seperti pertama saya terima dari penjualnya. Lalu saya menyendoknya dari tepian hingga ke tengah sampai tandas. Enak? Bagi saya ya enak. Manakala mencampur semua bunur dengan mengaduk, jujur membuat saya sedikit geli dan membayangkan yang aneh-aneh. Hehehe..

Padahal menurut teman, tidak akan terasa bubir ayamnya jika tidak diaduk. Itu semua kembali kepada selera masing-masing individu. Pastinya setiap orang akan memiliki rasa bagaimana harus menikmati semangkok bubur ayam lengkap dengan aksesorisnya.

Nah, diaduk atau tidak makan bubur ayamnya?

#OneDayOnePost

0 komentar:

Posting Komentar