17 Oktober 2016

Berusaha Dahulu, Yuk!

"Aku ingin beli kaos BTS ya, Mi," kata sulung saya.

"Boleh, kumpulkan dulu uangnya."

"Kakak kasih kerjaan dong, biar cepet ngumpulin duitnya!" lanjut si kakak.

"Nanti sore Ummi bawain kerjaan tambahan. Bantu ngoreksi ya," jawab saya disambut anggukannya.

Emak-emak kece, sepertinya tega sekali ya, ketika anak menginginkan suatu barang dan kita memintanya mencari sendiri uangnya. Pernahkah Emak seperti saya?

Bukan tega, tetapi saya ingin mengajarkan anak untuk berusaha jika ingin membeli sesuatu yang dia inginkan. Agar tahu bahwa mendapatkan uang atau barang yang sangat diinginkan itu tidaklah mudah. Harus bekerja dahulu atau melalukan hal di luar kebiasaannya agar ia mendapatkan uang jajan lebih. Dan itu sudah saya terapkan ketika anak-anak memasuki sekolah dasar. Tidak ada yang gratis atau cuma-cuma. Harus dimulai dengan usaha.

Maka anak akan belajar menghargai barang yang sudah dia dapatkan dengan keringatnya sendiri. Biasanya saya hanya meminta anak untuk mencuci motor saya atau milik abinya, untuk mendapatkan tambahan uang. Atau membantu mengoreksi kertas ulangan murid saya.

Di samping anak akan menghargai barang yang dia beli dengan usahanya, anak pun bisa mengendalikan diri untuk minta dibelikan sesuatu karena dia tahu, orangtuanya tak mudah dibujuk. 

Nah, bagaimana dengan emak kece lainnya? Apa ada cara lain?


#OneDayOnePost

12 komentar:

siti janiah mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
siti janiah mengatakan...

Betul mb Lisa..
Setuju..
Anakku jg uda mulai dibiasakan begitu. Umurnya yg masih 4tahun, masih blm tega untuk dikasi tugas yg agak berat. Paling2 disuruh nulis angka ata ngaji. Baru diberi yg diinginkan. Hehe
Semoga anak2 kita tumbuh jadi anak sholeh sholehah ya mb Lisa..

siti janiah mengatakan...

Betul mb Lisa..
Setuju..
Anakku jg uda mulai dibiasakan begitu. Umurnya yg masih 4tahun, masih blm tega untuk dikasi tugas yg agak berat. Paling2 disuruh nulis angka ata ngaji. Baru diberi yg diinginkan. Hehe
Semoga anak2 kita tumbuh jadi anak sholeh sholehah ya mb Lisa..

Ciani L mengatakan...

Eemm... Besok anakku juga mau aku giniin ahh :)

lisa lestari mengatakan...

aamiin

lisa lestari mengatakan...

aamiin

Wiwid Nurwidayati mengatakan...

anakku selalu ku giniin mbak lis
jadi kebanyakan barang-barang dia adalah milik dia sendiri
headset, sepatu, kaset, mainan yang aak mahal
kecuali baju, kewajiban kita sebagi orang tua membelikannya

lisa lestari mengatakan...

xixi..kebetulan itu kaos yg dia incar mbak...harganya ga sesuai menurutku..makanya dia pengen beli dw..

lisa lestari mengatakan...

xixi..kebetulan itu kaos yg dia incar mbak...harganya ga sesuai menurutku..makanya dia pengen beli dw..

denik mengatakan...

Setuju Mba. Pendidikan pertama itu memang di rumah

Aprilia Rahma mengatakan...

Buat kamu yang ingin Menulis Buku tanpa terkendala jarak dan waktu. silahkan liat blog saya https://dermaga96.wordpress.com/2016/10/18/kata-siapa-menulis-itu-sulit/

Muhamad Septian Wijaya mengatakan...

keren mba, aku catet ahhbuat anakku kelak ea...

Posting Komentar